Muara Teweh, 5 November 2025 – Proses akreditasi Labkesda Barito Utara berlanjut ke hari kedua dengan rangkaian penilaian yang dilakukan secara langsung oleh tim surveior LAFKESPRI. Kepala Dinas Kesehatan, Pariadi AR, membuka kegiatan tersebut dengan menegaskan komitmen penguatan layanan laboratorium daerah.
Surveior yang hadir, dr. Widiastuti dan Dr. Fahriadi, memeriksa berbagai aspek mulai dari kelengkapan dokumen, pelaksanaan SOP, hingga manajemen risiko. Seluruh staf Labkesda turut mendampingi proses penilaian ini.
Dalam sambutannya, Pariadi menjelaskan bahwa akreditasi adalah bagian dari program penguatan layanan kesehatan yang tidak boleh diabaikan. Ia menegaskan bahwa kualitas layanan adalah tanggung jawab moral pemerintah daerah.
Ia menyebut bahwa validitas hasil pemeriksaan laboratorium sangat menentukan keselamatan dan kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, akreditasi menjadi mekanisme penting dalam memastikan layanan berjalan sesuai standar.
Pemerintah daerah juga telah mengagendakan pembangunan ruang BSL-2 pada tahun 2026 untuk meningkatkan kapasitas Labkesda, terutama dalam menangani sampel berisiko tinggi. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan infrastruktur kesehatan.
Pariadi mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang telah mempersiapkan akreditasi secara serius. Ia mengapresiasi upaya mereka dalam memastikan Labkesda siap dinilai secara menyeluruh.
Ia berharap penilaian tim surveior mampu memberikan gambaran objektif tentang kondisi Labkesda saat ini dan menjadi acuan penting untuk perbaikan. Akreditasi pertama ini dianggap sebagai tonggak penting peningkatan mutu.
Di akhir kegiatan, Pariadi menyampaikan keyakinannya bahwa Labkesda Barito Utara akan mampu meraih hasil akreditasi sesuai harapan dan semakin dipercaya masyarakat.(Ard)