Pemkab Diminta Priorotaskan Desa Yang Belum Dialiri Listrik

By deliklapan.com - Selasa, 26 Juli 2022 | 10:53 WIB | 405 Views

Sampit, – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Juliansyah meminta kepada Pemerintah Daerah setempat agar mempriotaskan sejumlah desa dalam program Kotim terang, sehingga program Bupati Kotim Halikinoor tersebut dapat dirasakan seluruhnya oleh masyarakat Kotim.

“Ini yang penting jangan hanya fokus ke kota saja melainkan juga ke desa itu, khususnya saat ini wilayah Utara Kotim masih banyak desa yang gelap ketika dimalam hari kedatipun saat ini ada sejumlah desa yang akan dialiri listrik namun masih dalam proses oleh sebab itu diharapkan kepada pemkab supaya memperhatikan supaya desa desa itu ditahun 2023 nanti teraliri listrik semua,” kata Juliansyah, Selasa (26/7/2022) di Sampit.

Politisi partai Gerindra Kotim ini juga mengatakan selain suatu kebutuhan medesak soal listrik ini juga salah satu upaya mendukung wacana pemerintah pusat yang akan mengganatikan kompor gas elpiji menjadi kompor listrik.”kalau desa nya tidak punya listrik bagaimana mengunakan kompor listrik maka dari itu ditahun 2023 bisa terealisasi semua,” jelas Juliansyah.

Seperti yang diketahui, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menargetkan semua desa di daerah itu terang dengan masuknya listrik milik Perusahaan Listrik Negara (PLN). Hal tersebut juga seiring dengan masih adanya puluhan desa khususnya di pedalaman yang belum teraliri listrik dan hanya mengandalkan lampu tembok sebagai penerangan di malam hari.

Bupati Kotim Halikinoor belum lama ini mengungkapkan, di Kabupaten Kotawaringin Timur saat ini masih ada 42 desa yang belum dialiri listrik PLN.”Kedepan sudah menjadi keinginan saya semua desa di Kotim sudah merasakan listrik PLN,” ujar Bupati Kotim.

Dia mengaku, akan memperjuangkan bagaimana keinginannya tersebut bisa tercapai dengan dalam waktu dekat akan menemui General Manager (GM) PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah di Banjarmasin.

β€œDalam waktu dekat saya akan ke Banjarmasin untuk menemui GM PLN Persoalan listrik di desa harus diwujudkan, karena listrik ini menjadi kebutuhan mendesak bagi seluruh masyarakat Kotim,” tegasnya.

Halikinoor membeberkan, tujuan menghadap GM PLN yakni menanyakan ketersediaan anggaran dari pihak PLN untuk memasang jaringan listrik masuk desa yang ada di Kotim.

Menurutnya, apabila PLN tidak ada anggaran dalam memasang jaringan, apakah boleh atau tidak dari APBD untuk menganggarkannya. Yang penting masyarakat bisa menikmati penerangan listrik, karena itu sudah merupakan kebutuhan dasar.

β€œBagi masyarakat listrik sudah menjadi kebutuhan di era milenial saat ini. Dengan adanya PLN masuk desa, masyarakat akan merasakan manfaat dan kemudahan yang signifi kan,” Demikian Halikinoor.(Jn)

Banner-Topa

Berita Terkait

Berita Terbaru

Dec 17, 2025

Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Pembangunan Kawasan Strategis Muara Teweh Baru

Print πŸ–¨    Muara Teweh – Bupati Barito Utara H….

Dec 16, 2025

Bupati Hadiri Pertemuan SISKA di Palangkaraya:Barut Siap Jadi Penyangga Daging untuk Program MBG

Print πŸ–¨    Muara Teweh – Keseriusan Pemerintah Kabupaten Barito…

Dec 16, 2025

Bupati Shalahuddin Hadiri Hari Bhakti PU ke 80, Tegaskan Komitmen Infrastruktur Merata di Barut

Print πŸ–¨    Muara Teweh – Peringatan Hari Bhakti Pekerjaan…

Dec 16, 2025

Melalui Wakil Bupati, Bupati Lepas 100 Jemaah Umroh dan Titip Doa untuk Daerah

Print πŸ–¨    Muara Teweh – Wakil Bupati Barito Utara…

Dec 14, 2025

100 Hari Kerja, Bupati Salurkan Laptop dan SIP Pintar Optimal untuk Pelajar Muara Teweh

Print πŸ–¨    Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara…

Dec 14, 2025

Pemkab Barito Utara Ajak IKBT Jaga Kedamaian dan Dukung Pembangunan Daerah

Print πŸ–¨    Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara…