Masifkan Sosialisasi Gagal Ginjal Akut Misterius

By deliklapan.com - Rabu, 26 Oktober 2022 | 06:53 WIB | 354 Views

SAMPIT- Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Hj.Megawati meminta pemerintah daerah (pemda) dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk memasifkan sosialisasi terkait gagal ginjal akut misterius yang ramai di perbincangkan masyarakat, Hal ini dilakukan tidak terjadi kesimpangsiuran informasi.”Kami minta Dinas Kesehatan Kabupaten Kotim harus segera melakukan sosialisasi agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi di masyarakat yang akan menimbulkan kepanikan di masyarakat,” kata Megawati.

 

Dirinya mengatakan hal itu agar ada perlu tindakan yang terukur, tepat dan cepat dari pemerintah Kabupaten Kotim terkait gagal ginjal akut misterius ini. Walaupun saat ini masih belum terdengar kasus tersebut di daerah ini. Tetapi harus tetap melakukan kewaspadaan maupun tracking terhadap penyakit tersebut.”Kita berharap di Kabupaten Kotim ini tidak ada kasus gagal ginjal akut misterius itu, Kita semua khawatir terhadap keselamatan anak-anak kita di daerah ini, Untuk itu sosialisasi harus dilakukan kepada masyarakat. Sosialisasi dilakukan dengan tujuan menginformasikan hal-hal yang dapat dilakukan masyarakat terkait dengan kewaspadaan terhadap gagal ginjal akut misterius tersebut,” ujar Megawati.

 

Menurut Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, Dinas Kesehatan diharapkan secara masif menginformasikan langkah-langkah preventif maupun langkah strategis lainnya yang harus dilakukan bagi anak-anak yang saat ini sakit, dan membutuhkan obat-obat, yang saat ini dilarang untuk digunakan seperti obat batuk sirup.

 

Kementerian Kesehatan sudah merilis tiga zat kimia berbahaya dalam sampel obat sirop yang diduga menjadi penyebab gagal ginjal akut misterius pada anak. Zat tersebut yakni etilen glikol atau ethylene glycol (EG), dietilen glikol atau diethylene glycol (DEG), dan etilen glikol butil eter atau ethylene glycol butyl ether (EGBE).”Informasi ini juga harus disampaikan kepada masyarakat secara masif agar waspada terhadap zat-zat tersebut. Dengan begitu, masyarakat diharapkan tidak membeli maupun memberikan obat kepada anak tanpa rekomendasi dari tenaga kesehatan,” tutupnya (jn)

Banner-Topa

Berita Terkait

Berita Terbaru

Dec 17, 2025

Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Pembangunan Kawasan Strategis Muara Teweh Baru

Print 🖨    Muara Teweh – Bupati Barito Utara H….

Dec 16, 2025

Bupati Hadiri Pertemuan SISKA di Palangkaraya:Barut Siap Jadi Penyangga Daging untuk Program MBG

Print 🖨    Muara Teweh – Keseriusan Pemerintah Kabupaten Barito…

Dec 16, 2025

Bupati Shalahuddin Hadiri Hari Bhakti PU ke 80, Tegaskan Komitmen Infrastruktur Merata di Barut

Print 🖨    Muara Teweh – Peringatan Hari Bhakti Pekerjaan…

Dec 16, 2025

Melalui Wakil Bupati, Bupati Lepas 100 Jemaah Umroh dan Titip Doa untuk Daerah

Print 🖨    Muara Teweh – Wakil Bupati Barito Utara…

Dec 14, 2025

100 Hari Kerja, Bupati Salurkan Laptop dan SIP Pintar Optimal untuk Pelajar Muara Teweh

Print 🖨    Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara…

Dec 14, 2025

Pemkab Barito Utara Ajak IKBT Jaga Kedamaian dan Dukung Pembangunan Daerah

Print 🖨    Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara…