Legislator Kotim Sebut Tragedi Stadion Kanjuruhan Merupakan Duka Kita Bersama

By deliklapan.com - Senin, 3 Oktober 2022 | 09:39 WIB | 390 Views

SAMPIT – Anggota DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Khozaini S,Kom menyampaikan rasa duka yang mendalam atas insiden kerusuhan yang terjadi pasca pertandingan Sepak Bola antara Arema Malang Vs Persebaya baru-baru ini di Stadion Kanjuruhan Malang Propinsi Jawa Timur. Bahkan dalam kerusuhan tersebut suporter serta aparat kepolisian yang menjadi korban, dinyatakan meninggal dunia.

“Insiden Stadion Kanjuruhan Malang ini merupakan duka tanah air, duka sepak bola Indonesia yang mana itu juga menjadi duka yang sangat dalam bagi kita semua, tentunya harapan kita semua pihak jangan saling menyalahkan dan keluarga korban yang ditinggalkan tabah dan bersabar dengan kejadian ini,” ungkapnya seni 3/10/2022.

Legislator Partai Hanura ini juga meminta semua masyarakat menyerahkan kasus tersebut kepada yang berwajib yakni pihak Kepolisian agar sedmuanya bisa terusut tuntas dan tidak menyisakan kesedihan yang mendalam bagi seluruh masyarakat Indonesia pada umumnya.

“Kita berharap semua pihak menyerahkan kasus ini kepada aparat kepolisian sepenuhnya, biarkan mereka bekerja dengan baik, sehingga kasus atau insiden ini bisa terbuka dan tertangani dengan baik pula, dan yang terpenting ada titik terang sehingga bisa selesai,” timpalnya.

Disatu sisi Khozaini juga menekankan atas insiden tersebut rasa trauma bagi sepak bola tanah air juga harus benar-benar menjadi perhatian. Dimana masa-masa saat ini Timnas Indonesia dalam performa terbaik dan membutuhkan dukungan secara keseluruhan dari masyarakat tanah air.

“Kita ketahui di Persebaya juga ada Marselino yang merupakan pemain timnas dan juga banyak pemain dari Arema yang juga merupakan jebolan timnas mereka juga jadi korban yang dampaknya bisa terjadi trauma, apalagi saat ini mereka tengah berjuang untuk mengharumkan nama bangsa di kancah internasional, ini harus menjadi perhatian kita bersama,” tutupnya.

Sementara itu diketahui akibat dari kerusuhan yang terjadi tersebut sedikitnya ada sekitar 127 korban jiwa meninggal dunia. Sejauh ini semua pihak baik Polri, PSSI sedang dalam penyelidikan untuk mengungkap siapa yang harus bertanggung jawab atas insiden tersebut.///(sut).

Banner-Topa

Berita Terkait

Berita Terbaru

Dec 17, 2025

Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Pembangunan Kawasan Strategis Muara Teweh Baru

Print 🖨    Muara Teweh – Bupati Barito Utara H….

Dec 16, 2025

Bupati Hadiri Pertemuan SISKA di Palangkaraya:Barut Siap Jadi Penyangga Daging untuk Program MBG

Print 🖨    Muara Teweh – Keseriusan Pemerintah Kabupaten Barito…

Dec 16, 2025

Bupati Shalahuddin Hadiri Hari Bhakti PU ke 80, Tegaskan Komitmen Infrastruktur Merata di Barut

Print 🖨    Muara Teweh – Peringatan Hari Bhakti Pekerjaan…

Dec 16, 2025

Melalui Wakil Bupati, Bupati Lepas 100 Jemaah Umroh dan Titip Doa untuk Daerah

Print 🖨    Muara Teweh – Wakil Bupati Barito Utara…

Dec 14, 2025

100 Hari Kerja, Bupati Salurkan Laptop dan SIP Pintar Optimal untuk Pelajar Muara Teweh

Print 🖨    Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara…

Dec 14, 2025

Pemkab Barito Utara Ajak IKBT Jaga Kedamaian dan Dukung Pembangunan Daerah

Print 🖨    Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara…