DPRD Konsultasi ke Kementerian Terkait Soal Jalan Lintas Kecamatan Wilayah Utara Kotim

By deliklapan.com - Jumat, 28 Oktober 2022 | 11:36 WIB | 381 Views

SAMPIT – Dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II, H. Hairis Salamad, sejumlah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan kunjungan kerja ke Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Jakarta untuk melakukan konsultasi dan koordinasi terkait beragam persoalan yang dihadapi di daerah.

Dalam hal ini jajaran anggota dewan menyampaikan banyaknya kendala pembangunan infrastruktur, terutama soal peningkatan jalan, yang terbentur oleh status kawasan. Untuk itu dirasa perlu menanyakan dan sekaligus berkoordinasi terkait Keputusan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor SK: 145/1/KLHK/2020 tentang Pelepasan Kawasan Hutan Produksi yang dapat dikonversi tersebut.

” Terutama kami berkoordinasi soal itu, dimana di Kotim ini kita ketahui banyak sekali desa dan jalur lintas antar kecamatan melalui jalur perkebunan kelapa sawit, di daerah kita ini dapil V khususnya ada PT Bumi Sawit Kencana (PT.BSK) di Kotim, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan keluasan lahan lebih 9.369 hektar, sementara lahan yang dicadangkan untuk kebun plasma rakyat seluas kurang lebih 2.341 hektare oleh PT.BSK belum direalisasikan ini juga kami tanyakan ke kementrian KLHK,” ungkapnya Jumat (28/10/2022).

Sementara terkait masih belum bisa dibukanya jalan di Kecamatan Bukit Santuai Kotim, diungkapkan karena jalan tersebut masih dalam status Hutan Produksi (HP), sehingga perlu adanya penegasan dan evaluasi terhadap hal tersebut baik di tingkat pusat hingga tingkat daerah.

“Kami selaku anggota DPRD Kotim lainnya, juga melakukan konsultasi dan koordinasi terkait hal tersebut, kami membahas hal itu di Ruang Sidang Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, namun demikian kita juga masih menunggu apakah nantinya akan ada kebijakan dari pemerintah pusat,” timpalnya.

Disisi lain Legislator PAN ini berharap, agar hasil pertemuan tersebut nantinya akan mendapatkan titik solusi kejelasan terhadap status kawasan, sehingga dinilai ketika dihadapkan dengan masyarakat bisa di jelaskan secara baik untuk difahami.

” Karena kita ketahui selama ini masyarakat kita sudah cukup lama menunggu-nunggu realisasi lahan plasma dan juga pembangunan jalan tersebut, benturan dan kendalanya ada di pemerintah pusat daerah pastinya menunggu ketegasan pemerintah pusat,” tutupnya.(ft)

Banner-Topa

Berita Terkait

Berita Terbaru

Dec 17, 2025

Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Pembangunan Kawasan Strategis Muara Teweh Baru

Print 🖨    Muara Teweh – Bupati Barito Utara H….

Dec 16, 2025

Bupati Hadiri Pertemuan SISKA di Palangkaraya:Barut Siap Jadi Penyangga Daging untuk Program MBG

Print 🖨    Muara Teweh – Keseriusan Pemerintah Kabupaten Barito…

Dec 16, 2025

Bupati Shalahuddin Hadiri Hari Bhakti PU ke 80, Tegaskan Komitmen Infrastruktur Merata di Barut

Print 🖨    Muara Teweh – Peringatan Hari Bhakti Pekerjaan…

Dec 16, 2025

Melalui Wakil Bupati, Bupati Lepas 100 Jemaah Umroh dan Titip Doa untuk Daerah

Print 🖨    Muara Teweh – Wakil Bupati Barito Utara…

Dec 14, 2025

100 Hari Kerja, Bupati Salurkan Laptop dan SIP Pintar Optimal untuk Pelajar Muara Teweh

Print 🖨    Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara…

Dec 14, 2025

Pemkab Barito Utara Ajak IKBT Jaga Kedamaian dan Dukung Pembangunan Daerah

Print 🖨    Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara…