Pemkab Diminta Prioritaskan Desa Yang Belum Dialiri Listrik

By deliklapan.com - Rabu, 19 Oktober 2022 | 02:02 WIB | 390 Views

SAMPIT -Ketua Komisi II DPRD Kabupaten kotawaringin timur (kotim) Juliansyah meminta kepada pemerintah daerah supaya mempritaskan sejumlah desa dalam program kotim terang jangan hanya pokus kekota juga ke desa itu sangat penting

“wilayah utara kotim atau dapil V itu masih banyak desa yang gelap ketika dimalam hari kedatipun saat ini ada sejumlah desa yang akan dialiri listrik namun masih dalam proses oleh sebab itu diharapkan kepada pemkab supaya memperhatikan supaya desa desa itu ditahun 2023nanti teraliri listrik semua. “ujar Juliansyah

Lebih lanjut politisi partai gerindra kotim ini mengatakan selain suata keharussan atau kebutuhan medesak soal listrik ini juga salah satu upaya mendukung wancana pemerintah pusat yang akan menganatikan kompor gas elpiji menjadi kompor listrik. “kalau desa nya tidak punya listrik bagaimana mengunakan kompor listrik itu maka dari itu ditahun 2023 semuanya harus selesai. “kata Juliansyah

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menargetkan semua desa di daerah itu terang benderang dengan masuknya listrik PLN. Hal itu seiring dengan masih adanya puluhan desa khususnya di pedalaman yang belum teraliri listrik, dan hanya mengandalkan lampu tembok sebagai penerangan di malam hari.

Sejauh ini masih ada 42 desa belum dialiri listrik PLN. Ini menjadi beban saya selaku bupati, dan saya inginkan semua desa di Kotim sudah merasakan listrik PLN,” ujar Bupati Kotim, Halikinnor belum lama ini.

Dia mengaku, akan memperjuangkan bagaimana keinginannya tersebut bisa tercapai dengan dalam waktu dekat akan menemui General Manager (GM) PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah di Banjarmasin. β€œDalam waktu dekat saya akan ke Banjarmasin untuk menemui GM PLN. Persoalan listrik di desa harus diwujudkan, karena listrik ini menjadi dambaan masyarakat,” tegasnya.

Adapun, beber bupati tujuan menghadap GM PLN yakni menanyakan ketersediaan anggaran dari pihak PLN untuk memasang jaringan listrik masuk desa yang ada di Kotim. Menurutnya, apabila PLN tidak ada anggaran dalam memasang jaringan, apakah boleh atau tidak dari APBD untuk menganggarkannya. Yang penting masyarakat bisa menikmati penerangan listrik, karena itu sudah merupakan kebutuhan dasar. β€œBagi masyarakat listrik sudah menjadi kebutuhan di era milenial saat ini. Dengan adanya PLN masuk desa, masyarakat akan merasakan manfaat dan kemudahan yang signifi kan,” tukasnya.(Jn).

Banner-Topa

Berita Terkait

Berita Terbaru

Dec 17, 2025

Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Pembangunan Kawasan Strategis Muara Teweh Baru

Print πŸ–¨    Muara Teweh – Bupati Barito Utara H….

Dec 16, 2025

Bupati Hadiri Pertemuan SISKA di Palangkaraya:Barut Siap Jadi Penyangga Daging untuk Program MBG

Print πŸ–¨    Muara Teweh – Keseriusan Pemerintah Kabupaten Barito…

Dec 16, 2025

Bupati Shalahuddin Hadiri Hari Bhakti PU ke 80, Tegaskan Komitmen Infrastruktur Merata di Barut

Print πŸ–¨    Muara Teweh – Peringatan Hari Bhakti Pekerjaan…

Dec 16, 2025

Melalui Wakil Bupati, Bupati Lepas 100 Jemaah Umroh dan Titip Doa untuk Daerah

Print πŸ–¨    Muara Teweh – Wakil Bupati Barito Utara…

Dec 14, 2025

100 Hari Kerja, Bupati Salurkan Laptop dan SIP Pintar Optimal untuk Pelajar Muara Teweh

Print πŸ–¨    Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara…

Dec 14, 2025

Pemkab Barito Utara Ajak IKBT Jaga Kedamaian dan Dukung Pembangunan Daerah

Print πŸ–¨    Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara…