Kandui, 28 November 2025 — Gedung Gereja GSJA Shekinah Kandui resmi diresmikan oleh Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan. Acara tersebut menjadi momentum penting bagi jemaat yang telah lama menantikan fasilitas ibadah yang lebih representatif. Kehadiran pejabat daerah, tokoh adat, dan masyarakat memperlihatkan eratnya hubungan harmonis antarwarga Kandui.
Prosesi peresmian diawali dengan ibadah syukur yang berjalan penuh kehangatan. Lagu-lagu pujian menggema di dalam gedung gereja yang baru dibuka tersebut. Jemaat mengikuti ibadah dengan penuh antusias, menggambarkan rasa syukur mereka atas bangunan baru yang kini berdiri megah di tengah desa.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Wabup Felix, disampaikan bahwa pembangunan gedung gereja ini merupakan jawaban doa jemaat dan hasil kerja keras bersama. Mazmur 127:1 kembali menjadi pesan utama bahwa Tuhanlah yang meneguhkan setiap usaha manusia. Felix menegaskan bahwa semangat gotong royong jemaat patut dijadikan teladan.
Ia juga menyerukan agar gedung gereja ini digunakan secara bijaksana dan dirawat sebaik mungkin. Kebersihan dan kenyamanan gereja, menurutnya, menjadi tanggung jawab seluruh jemaat. Ia berharap gereja ini menjadi pusat kegiatan rohani dan juga ruang kebersamaan masyarakat.
Sementara itu, Pdt. Suparto, S.Th menekankan bahwa peresmian gedung gereja baru ini bukan sekadar acara seremonial. Ia mengatakan bahwa bangunan ini memiliki nilai spiritual yang kuat karena dibangun dengan iman dan kerja keras. Ia mengajak jemaat untuk terus menjaga persatuan dan pelayanan.
Suparto juga berharap agar gereja dapat menjadi tempat penguatan rohani bagi anak-anak, remaja, dan dewasa. Ia menilai bahwa fasilitas baru ini memberikan peluang besar bagi gereja untuk memperluas kegiatan pelayanan. Gereja harus tetap menjadi terang dan teladan dalam kehidupan masyarakat.
Acara tersebut turut dihadiri Camat Gunung Timang, aparat desa, dan tokoh adat yang memberikan dukungan moral. Mereka menyampaikan harapan agar gereja ini dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga kerukunan antarwarga. Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan kuatnya hubungan sosial di wilayah itu.
Acara diakhiri dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Wabup. Jemaat kemudian diajak untuk melihat berbagai fasilitas yang tersedia di dalam gedung. Suasana penuh kegembiraan dan harapan menyelimuti seluruh rangkaian acara peresmian tersebut.(Ard)