Dinas Kesehatan dan BPBD Barut Bagi Masker

By deliklapan.com - Rabu, 4 Oktober 2023 | 06:22 WIB | 281 Views

Muara Teweh – Kabut asap menyelimuti wilayah Kabupaten Barito Utara hampir sebulan. Barulah hari ini Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) setempat mrmbagikan masker kepada masyarakat disertai imbauan 4 (empat) bahaya akibat menghirup kabut asap bagi kesehatan manusia.

Terlambatnya pembagian masker ini lantaran birokrasi harus menunggu Surat Edaran (SE) resmi dari pimpinan daerah. Surat dimaksud baru ke luar kemarin, Selasa tanggal 3 Oktober 2023, bertepatan asap kian pekat di wilayah Kabupaten Barito Utara.

Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Pariadi AR mengatakan pembagian masker ini sebagai stimulan kepada masyarakat. Artinya mengatasi saat kabut asap, karena masyarakat sudah mengerti pentingnya penggunaan masker.

“Ada 5 ribu masker dibagikan hari ini. Harapan kita, masyarakat mengerti saat kabut asap harus menggunakan masker,” kata Kadis Kesehatan kepada wartawan, Rabu siang disela-sela pembagian masker di depan Dinas Kesehatan.

Dinkes Barito Utara menyalurkan 5 ribu masker dengan alokasi kepada warga sebanyak 3.000 pcs, siswa SDN 5 Melayu 1.000 pcs, dan MIN 1.000 pcs. “Anak SD lebih rentan terhadap Ispa,” ucap Kadinkes.

Lebih lanjut Kadinkes Pariadi, dirinya memastikan penyaluran masker akan diteruskan ke kecamatan-kecamatan selama kabut asap masih terjadi di wilayah Kabupaten Barito Utara.

Dalam imbauan melalui surat tentang dampak kabut asap, Kadinkes Barito Utara menyebutkan ada 4 (empat) dampak berbahaya kabut asap, yakni : (1) Menyebabkan ispa (infeksi saluran pernapasan akut), (2) Menyebabkan iritasi mata hingga gangguan penglihatan, (3) Berisiko memicu kelahiran prematur bagi ibu hamil, dan (4) Memicu stres, gangguan kecemasan, dan
masalah psikologis lain.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Utara juga membagikan masker gratis kepada warga di beberapa titik jalan protokol. “Kita bagikan masker gratis di daerah pasar Dermaga dan di Bundaran Simpang Tiga Dermaga,” kata salah seorang pegawai BPBD, Rudi, Rabu (4/10/2023) pagi.

Seperti diberitakan sebelumnya, kabut asap kian pekat di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Akibatnya kualitas udara memburuk.

Mengantisipasi hal tersebut, Pj Bupati Barito Utara, Muhlis, mengeluarkan Surat Edaran Pj tanggal 3 Oktober 2023,nomor : 660.32/1152/DLH tentang Antisipasi Kejadian kabut asap yang bisa berdampak dengan murid sekolah, karena kualitas udara berada pada kategori tidak sehat dan berdampak buruk terhudap kesehatan manusia.

Menindaklanjuti SE Pj bupati, Dinas Pendidikan Barito Utara melonggarkan jam sekolah. Jam pelajaran sekolah diundur 1 jam dan waktu pulang juga dimajukan 1 jam dari biasanya. Berlaku sejak 4 Oktober 2023 sampai dengan cuaca membaik.(ard)

Banner-Topa

Berita Terkait

Berita Terbaru

Jun 22, 2024

Pemkab Diminta Perhatikan Kebutuhan Fasilitasi di Sangar Tarian

MUARA TEWEH- Ketua DPRD Kabupaten Barito Utara Hj Mery Rukaini…

Jun 21, 2024

50 Peserta Ikuti Sosialisasi dan Promosi serta Pelatihan Pengoperasian SI BAGA

Muara Teweh – Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Daerah Kabupaten Barito…

Jun 21, 2024

BPPD Barut Sosialisasi dan Promosi serta Pelatihan Pengoperasian SI BAGA

Muara Teweh – Setelah melaksanakan launcing Sistem Inovasi Barito Utara…

Jun 20, 2024

Pj Bupati Muhlis Tinjau Kegiatan Pasar Murah di Kecamatan Montallat

Muara Teweh – Pj Bupati Barito Utara, Drs Muhlis meninjau…

Jun 20, 2024

Pj Bupati Barut Muhlis Launching Aplikasi SI BAGA

Muara Teweh – Pj Bupati Barito Utara Drs Muhlis melaksanakan…

Jun 20, 2024

Gunakan Anggaran Desa Untuk Kemajuan Pembangunan Desa

Muara Teweh– Harus menjadi perhatian seluruh aparatur dan kepala desa…